Manusia memiliki harkat dan martabat karena manusia mahluk ciptaan Tuhan yang sempurna.
Kekuatan manusia dapat dilihat dari sebuah Karya, maka manusia tidak ada yang bebas nilai.
Manusia dengan binatang mempunyai persamaan.
Perbedaannya antara keduanya hanya satu manusia diberi akal sedangkan binatang tidak.
Bangsa mediterania, bangsa mongolid, bangsa nordik, ketiga bangsa ini merupakan bangsa yang besar yang mana pertarungan dari abad ke abad dilakukan oleh ke 3 bangsa ini.
Tiada hasil tanpa keberhasilan, hasil yang menjelaskan segalanya.
Manusia yang telah menjalankan kewajiban maka dia mempunyai hak atas bangsa dan negara ini.
Tanah air yang kita cari bukanlah tempat lain,
Tempat itu ada dalam diri kita disetiap tindakan kita hari ini.
Allah tidak akan memberikan kita cobaan diluar kemampuan,
Hadapi dengan tabah mungkin dibalik peristiwa yang sedang
Dialami itu ada hikmah, perbaiki diri lagi memohon ampunan
Pada Allah SWT.
Jangan lupa berdoa karena doa inti daripada ibadah.
Istiqomah adalah jatidiri.
Diri kita berasal dari rahim ibu, selama 40 hari menjadi mani,
40 hari menjadi segumpal darah dan 40 hari lagi segumpal daging
Kemudian dikirim Roh oleh Allah SWT.
Pancasila sebagai falsafah dasar hidup berbangsa dan bernegara.
Pancasila digali dari Al-qur’an.
Intisari pancasila :
Sosio nasionalisme
- kebangsaan
- kemanusian
sosio demokrasi
- kerakyatan
- kesejahteraan sosial
sosio nasionalisme+sosio demokrasi+Ketuhanan Yang Maha Esa=Pancasila
kekuatan negara dapat dilihat dari 3 industri :
1. industri Baja
2. industri Kimia
3. industri Nuklir
Dari ketiga industri itu bangsa indonesia memiliki bahan dasarnya.
Negara nasional dipandang terlalu memberikan peluang kepada kalangan sekularisme
untuk bergerak. (pandangan kalangan Islam terhadap negara nasional)
Namun negara nasional adalah menyatukan kepentingan keutuhan negara sebagai suatu yang absolut. Jadi negara nasional adalah cita2 suatu bangsa.
I am nationalist, my nationalism,
Humanism, humanity.
Nasionalisme tidak mungkin hidup tanpa didalamnya internasionalisme, internasionalisme tidak tumbuh subur didalam taman sarinya nasionalisme.
Bila dibandingkan dunia sekarang dengan 500 tahun yang lalu mka demokrasi sangat berhasil, tetapi bila dibandingkan dengan apa yang telah terjadi maka demokrasi merupakan sebuah kegagalan.
Demokrasi bagi kita ialah musyawarah, Islam memerintahkan musyawarah, musyawarah di dalam alam kebijaksanaan. Itu yang tersirat dalam sila keempat pancasila.
Demokrasi bukan duel melainkan hanya sekedar alat, alat kebijaksanaan untuk mencapai sesuatu hal dengan cara bijaksana didalam urusan kemasyarakatan dan kenegaraan.
Otoritarianisme orba yang menerapkan pemerintah secara sentralistis dengan UU. No. 5/74 telah memasung potensi dan kearipan lokal (local wisdom) akibatnya cita2 demokrasi sepenuhnya gagal diterapkan dibumi pertiwi yang kaya keanekaragaman SDA/SDM. Pasca tumbangnya kekuasaan despotis tersebut paradigma desentralisasi dan demokrasi mendapatkan apresiasi luar dari publik dengan UU. No. 34/2004 tentang PEMDA semua kebijakan pemerintah tidak lagi didominasi oleh pemerintah pusat.
Namun pada perkembangannya desentralisasi tidak mampu untuk menegakan demokrasi. Hal ini dapat dilihat dari perilaku masyarakat, dengan munculnya kekuatan dominan di daerah yang lebih berbicara pada kepentingan golongan saja.
Pemerintah secara sentralistis maupun secara desentralisasi tidak perlu diperdebatkan,, yang harus kita kedepankan bagaimana kita memimpin bangsa sesuai dengan amanat falsafah bangsa indonesia yaitu Pancasila.
Aku berfikir maka aku ada.
Manusia yang mengetahui yang benar maka dia akan bertindak benar.
Peradaban suatu konsep yang murni materialistik, perkembangan peradaban dapat dilihat dari kemajuan materi.
Kebudayaan suatu golongan dapat dikatakan dari ide-ide yang tumbuh dibawah pengaruh ajaran2 agama.
Kebudayaan adalah jiwa
Peradaban adalah tubuh.
Manusia?
Kemanusiaan?
Hidup?
Kehidupan?
Bangsa ini bangsa yang malas berfikir, karena rakyat indonesia dimanjakan oleh alam (SDA).
Per-empu-an berasal dari kata empu yang artinya manusia suci/sakti
Wanita berasal dari kata Bonita (latin) yang artinya seksi
Perempuan memiliki makna yang tinggi karena awal peradaban berasal darinya dan dialah yang mampu menjadi ibu.
Wanita hanya dipandang dari jenis kelaminnya yang membuat dia mengagungkan diri sehingga dimanfaatkan oleh laki-laki.
Seorang perempuan bisa menjadi wanita tetapi wanita tidak bisa menjadi seorang perempuan, itulah pelajaran kehidupan yang akan membuat perempuan berharga dimata lelaki.
Tugas lelaki adalah mengarahkan perempuan dengan kecerdasannya, karena perempuan kuat pada perasaannya. Menjadi lengkap saat mereka dipersatukan.
Itulah perbedaan perempuan dengan wanita secara singkat.
Tujuan dari pernikahan adalah pengabdian seorang perempuan terhadap laki-laki. Hal ini dapat dilihat dari kisah pada zaman nabi Muhammad SAW.
Antara laki-laki dan perempuan mempunyai tugas dan peran yang berbeda.hal ini dapat dilihat dari awal peradaban manusia.
Setiap ucapan adalah hukuman bagi dirinya sendiri.
Kerja tidak ada hubungan dengan rezeki, namun kerja berhubungan dengan harkat martabat manusia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment